Kamis, 17 November 2011

Daun Kelor Rahasia Stamina Pemain Bola Amerika Latin

Inilah daun kelor (merunggai, marungge, moringa oleifera)
Pohon yang berasal dari Pegunungan Himalaya ini tumbuh subur di Afrika, Asia, Amerika Latin, dan Amerika Tengah
Mengapa pemain sepak bola dunia yang amat terkenal Diego Maradona di puncak kejayaannya memperlihatkan stamina yang prima. Mungkin rahasianya adalah ia mengkonsumsi daun kelor (merunggai, marungge).
Temanku Martin Bhisu dari Paraguay sekali mengirim email. Ia sarankan agar kakak kelasku yang terserang kanker mengkonsumsi daun Moringa Oleifera untuk mempertahankan stamina tubuh. Daun pohon apa itu? Segera saya browse di internet. Ternyata itu adalah daun kelor. Waktu kecil di Kupang kami menyebutnya daun marungge. Di Kamus Besar Bahasa Indonesia, pohon ini disebut juga pohon merunggai. Di Flores, sayur daun marungge terkadang dijuluki sayur 5 menit karena hanya diperlukan waktu lima menit untuk merebus sayur daun marungge.
Agar saya percaya temanku itu menambahkan bahwa para pemain sepak bola Paraguay, Brasil, Argentina, dan negara-negara lain di Amerika Latin mengkonsumsi daun kelor sehingga mereka tahan berlari mengejar bola selama 90 menit. Ternyata yang saya temukan di internet, pemain sepak bola banyak negara di Afrika dan banyak atlit terkemuka di dunia juga melakukan yang sama.
Bayi dan anak-anak pada masa pertumbuhan dianjurkan Organisasi Kesehatan Dunia WHO mengkonsumsi daun kelor. Perbandingan gram, daun kelor mengandung:
7 x vitamin C pada jeruk
4 x calcium pada susu
4 x vitamin A pada wortel
2 x protein pada susu
3 x potasium pada pisang

Organisasi ini juga menobatkan kelor sebagai pohon ajaib setelah melakukan studi dan menemukan bahwa tumbuhan ini berjasa sebagai penambah kesehatan berharga murah selama 40 tahun ini di negara-negara termiskin di dunia. Pohon kelor memang tersebar luas di padang-padang Afrika, Amerika Latin, dan Asia.
National Institute of Health (NIH) pada 21 Maret 2008 mengatakan, bahwa pohon kelor “Telah digunakan sebagai obat oleh berbagai kelompok etnis asli untuk mencegah atau mengobati lebih dari 300 jenis penyakit. Tradisi pengobatan ayurveda India kuno menunjukkan bahwa 300 jenis penyakit dapat diobati dengan daun moringa oleifera.
Manfaat utama daun kelor adalah:
1. Meningkatkan ketahanan alamiah tubuh
2. Menyegarkan mata dan otak
3. Meningkatkan metabolisme tubuh
4. Meningkatkan stuktur sel tubuh
5. Meningkatkan serum kolesterol alamiah
6. Mengurangi kerutan dan garis-garis pada kulit
7. Meningkatkan fungsi normal hati dan ginjal
8. Memperindah kulit
9. Meningkatkan energi
10. Memudahkan pencernaan
11. Berperan sebagai antioksidan
12. Memelihara sistem imunitas tubuh
13. Meningkatkan sistem sirkulasi yang menyehatkan
14. Bersifat anti-peradangan
15. Memberi perasaan sehat secara menyeluruh
16. Mendukung kadar gula normal tubuh
Negara-negara Amerika Latin mengekspor produk kelor (merunggai, marungge) ke Amerika Serikat dan Eropa. Bisnis yang membawa keuntungan luar biasa.
Selain daun, bagian-bagian lain tumbuhan ini pun dikonsumsi banyak masyarakat di dunia.
  • Biji buahnya yang masih muda mengandung lebih banyak nilai gizi dibandingkan yang sudah matang. Bijinya mengandung berbagai vitamin, acid amino esensial, dan bahan gizi penting lainnya. Bijinya dapat dimakan seperti kacang hijau.
  • Bijinya dapat direbus atau digoreng dan rasanya seperti kacang. Bijinya mengandung minyak yang disebut Ben Oil. Sekitar 38-40% Ben Oil terdapat dalam biji. Minyak ini tak berbau, manis, dan tak asam. Kandungan gizi minyak ini sama dengan pada minyak olive.
  • Daunnya dapat digunakan sebagai lalapan, kari, sayuran. Daunnya juga dapat digunakan untuk membersihkan tembok dan piring dan perabot masak.
  • Bunganya kaya calcium dan potasium dan dapat dimasak dengan bahan makanan lain untuk menambah rasa enak dan nilai gizi.

Guna mendapatkan gambaran yang utuh, silahkan klik file powerpoint berikut ini!
Pada musim kemarau panjang beberapa daerah di tanah air seperti di NTT dan Gunung Kidul, tumbuhan mengering, tanah terbelah, dan masyarakat terancam atau telah menderita kelaparan. Korban yang paling rentan pada musim paceklik adalah bayi, anak-anak, dan ibu yang hamil. Kemungkinan besar mereka yang mengalami kekurangan gizi akan menderita malnutrisi.
Pohon kelor, terutama daunnya, mengandung kadar gizi yang amat tinggi dan pohon ini tumbuh di sembarang tempat dan sering dijadikan sebagai pagar hidup seperti di Timor, Flores, dan Sumba (NTT), Karena ketersediaaan dan kemudahan mendapatkannya sebaiknya bayi, anak-anak, dan ibu yang hamil mengkonsumsi daun kelor. Jika daun segar sulit diperoleh pada wilayah yang kurang ditumbuhi pohon kelor, daun kelor dapat dikeringkan dan diminum seperti teh dan dicampur dengan gula yang berfungsi memenuhi kebutuhan karbohidrat pada kadar tertentu.

Cara menjemur daun kelor janganlah langsung terkena sinar matahari agar khasiatnya tidak berkurang. Jemurlah di bawah naungan atau di dalam ruangan saja.

Pohon misteri, penyelamat bayi dan anak-anak yang terancam kekurangan gizi atau gizi buruk
Cerita lanjutan dari temanku Martin Bhisu di Paraguay:
Salam Sil. Daun hijau apa saja, kalau disimpan di plastik itu menghitam karena kelembaban yang tertahan dalam kantong itu. Daun marungge cepat kering. Hindari terik matahari begitu dipetik, simpanlah di naungan hingga kering, lalu sesudah kadar air kurang bungkuslah dengan plastik.
Menanam marungge bisa dengan biji dan stek. Lebih baik dalam koker dulu, terutama kalau curah hujan kurang. Kalau musim hujan, ya tanam langsung saja. Panjang stek 30 cm, di permukaan tanah cuma 10 cm. Supaya berbuah bagus dan lebat, pada tahun pertama pohon dipotong, biarkan setengah meter, nanti bertunas dan buahnya panjang serta bernas. Bila hanya daun yg dibutuhkan, jangan dipotong.
Oh ya, kandungan potasium dan calcium marungge yang lebih dari pisang dan susu sapi membuat tulang besar dan kuat, serta otot juga ngeri he he. Di sini, setiap keluarga punya sapi perah. Karena itu dari kecil orang minum susu seperti air saja. Pantas mereka sehat, kuat, dan yang berbakat main bola kaki, jelas berkembang sekali. Hehehe, bola kaki adalah masalah gizi juga. Sekarang marungge jadi idola orang Paraguay.

Kamis, 10 November 2011

No Resi Bukti Pengiriman

No Resi adalah no bukti pengiriman produk yang dipesan kepada konsumen yang dapat diperiksa pada biro pengiriman yang disepekati, berikut adalah no resi pengiriman paket kapsul kelor :
  1. 1629031000002 - JNE - Bpk Mas Adi
  2. 1645273600008 - JNE - Bpk Buanergis G
  3. 1669761050007 - JNE - Bpk Mulyanto
  4. 1651266100004 - JNE - Bpk Edison S
  5. 1669760850004 - JNE - Bpk E Basuki
  6. 1687336660000 - JNE - Ibu Aida
  7. 1678613230009 - JNE - Ibu Aida
  8. 1651319250007 - JNE - Ibu Eni
  9. 1678627180000 - JNE - Bpk Yudi
  10. 1678691560005 - JNE - Ibu Agnes
  11. 1666373810005 - JNE - Bpk Jhon Haris
  12. 1666373740005 - JNE - Bpk Yusuf Janwar
  13. 1669768510009 - JNE - Bpk Mulyanto
  14. 1666373720007 - JNE - Bpk Brenli
  15. 1629041350005 - JNE - Ibu Sutarmi
  16. 1669768520008 - JNE - Ibu Sri
  17. 1633845040000 - JNE - Ibu Nurisma
  18. 1633916420007 - JNE - Ibu Nurina Kusuma I
  19. 1666373830003 - JNE - Ibu Ratna Yulianti
  20. 1629058310009 - JNE - Bpk Dedy Herianto
  21. 1645252790003 - JNE - Ibu Endang P
  22. 1651266090009 - JNE - Bpk Mulya S
  23. 1645268860004 - JNE - Bpk Ramses
  24. 1645255600002 - JNE - Ibu Angelica D
  25. 1669711470008 - JNE - Bpk Suyudi
  26. 1645252760006 - JNE - Ibu Eni
  27. 1669740580008 - JNE - Ibu Herlina Yamani
  28. 1678691580003 - JNE - Ibu Sri Hastuti
  29. 1645235720002 - JNE - Ibu Christamaya
  30. 1669711640005 - JNE - Ibu Mila Kurniawati
  31. 1645236750001 - JNE - Bpk Mansyur (Terapis)
  32. 1651260290008 - JNE - Ibu Dessy Natalia Malia
  33. 1645252810008 - JNE - Bpk Heri
  34. 1645252770005 - JNE - Bpk Megantono
  35. 1666346520009 - JNE - Ibu Louise Rondonuwu
  36. 1666373760003 - JNE - Bpk Sarjito
  37. 1666346530008 - JNE - Ibu Ria
  38. 1669767790006 - JNE - Bpk Buanergis Gultom
  39. 1666373800006 - JNE - Bpk Widodo Sutoyo
  40. 1651266080009 - JNE - Bpk A Mahfuzn M
  41. 1666373770002 - JEE - Bpk Teguh Hariyanto
  42. 1669768190003 - JNE - Bpk Anthony W
  43. 1678690590003 - JNE - Bpk Heriyanto Irawan
  44. 1704346690008 - JNE - Ibu Selvi
  45. 1704371340008 - JNE - Ibu H Liliek W
  46. 1704371360006 - JNE - Ibu Supriatini
  47. 1712847010003 - JNE - Ibu Anita Rosalina
  48. 1716595240002 - JNE - Ibu Retno Wahyuni
  49. 1698101690009 - JNE - Ibu Kartika Katono
  50. 1712757770004 - JNE - Bpk I Made K Y
  51. 1712769420003 - JNE - Bpk Muhsin Nugroho
  52. 1704361840006 - JNE - Ibu Chrismawati
  53. 1716646130009 - JNE - Ibu Agnes Bulan

Nama Lain Daun Kelor di belahan dunia

Other names for Moringa in English include:
  • "Drumstick tree", from the appearance of the long, slender, triangular seed pods.
  • "Horseradish tree", from the taste of the roots, which can serve as a rough substitute for horseradish.
  • "Ben oil tree", from the oil derived from the seeds
The Chinese name of the Moringa (辣木), pronounced "la mu" in Mandarin and "lat mok" in Cantonese, means "spicy (hot) wood", and is reminiscent of the English name "horseradish tree".
In some Indian-origin languages, the name is phonetically somewhat similar to Moringa, while in others it is quite different.
  • In Assamese, it is called Sojina.
  • In Punjabi, it is called Surajana.
  • In Tamil, the tree is called Murungai Maram (முருங்கை மரம்) and the fruit is called Murungai-kaai (முருங்கைக்காய்).
  • In Hindi, it is called sahjan (सहजन).
  • In Urdu, it is called Sohanjna.
  • In Marathi, it is called Shevaga (शेवगा).
  • In Rajasthani, it is called Shenano.
  • In Malayalam, it is known as Muringa, and the fruit is called Muringakaya or Muringakka.
  • In Dhivehi (Maldivian) , it is called Muranga.
  • In Kannada, it is known as Nuggekayee (ನುಗ್ಗೆಕಾಯಿ).
  • In Tulu, it is known as Noorggaee.
  • In Telugu, it is known as Munagachettu (మునగచెట్టు), and the fruit is called Munagakaya (మునగకాయ).
  • In Konkani, it is called Muska Saang or Mashinga Saang.
  • In Gujarati, it is called Saragvo.
  • In Oriya, it is called Sajana or Sujuna.
  • In Bengali, it is called Shojne danta (সজনে ডাঁটা).
  • In Nepali, it is known as Sajiwan or Swejan.
  • In Guyana, it is called Sijan.
  • In Hausa language, it is called Zogale.
  • In Sinhalese, it is called Murunga.
  • In Sindhi language, it is called Sohenjara. The fruit may also be called Singi or Singyu [plural].
  • in Siraiki it is called sohanjra. The flower is called bhata.
  • In Thai, it is called ma rum (มะรุม).
  • The Tagalog name in the Philippines - Malunggay - is also phonetically similar to "Moringa". In Ilocano, another Filipino language, it is called Marungay. It is called Kamunggay inVisayan. Malungge in Pampango or Kapampangan. In the Bikol language, it is referred to as Kalunggay.
  • In Vietnamese, it is called "chùm ngây".
  • In Haiti, the Moringa is called the benzolive (or benzolivier).
  • In Nicaragua, the plant is referred to as Marango.
  • In Indonesian, the Moringa is called kelor (kalor in Malay).
  • In Javanese, it is called limaran.
  • In Mooré (Burkina Faso), it is called "Arzan Tiiga," which means "tree of paradise".
  • In Zarma (Niger), it is called Windi Bundu which means, loosely, "fencepost wood", a reference to its use as live fencing. The leaves are the primary part eaten, and in fact are so common that the Zarma word "kopto", or "leaf", is synonymous with cooked Moringa leaves.
  • In Dioula (Côte d'Ivoire), it is called "Arjanayiiri".
  • In Mauritius, the leaves are called "Brède Mouroum", while the drumstick part is known as "Bâton Mouroum".
  • In Konkani (Goa) it is called Saang or Maska Saang or Mashinga Saang.
  • In Ilokano it is called marunggay or marunggi.
  • In Myanmar (Burma) it is called "Dandalun".
  • In Chichewa language of Malawi they call it " Cham'mwamba"
  • In Madagascar it is called "ananambo"

Selasa, 25 Oktober 2011

Kapsul Morifera Daun Kelor 085755459098


Kapsul Morifera Daun Kelor



MORIFERA adalah kapsul kesehatan yang dibuat 100% dari ekstrak daun Moringa oleifera. Dalam sistem pengobatan kuno India (Ayurveda), daun Moringa oleifera dianggap sakti karena bisa digunakan untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit.


Dengan penelitian ilmiah, terungkap bahwa daun ini ternyata mengandung berbagai unsur nutrisi yang diperlukan oleh tubuh untuk memulihkan dan menjaga kesehatan. Orang-orang yang secara rutin   telahmengonsumsi MORIFERA terbukti tidak pernah lagi terkena sariawan, tidur menjadi nyenyak, tubuh terasa segar, pikiran lebih tenang dan mudah berkonsentrasi, kulit menjadi lebih bersih, BAB lancar. Selain itu, kandungan kalsium yang tinggi dalam MORIFERA juga akan mencegah keropos tulang.


Kenyataan bahwa penyakit bisa timbul karena adanya kekurangan nutrisi dalam tubuh. Anemia dan sariawan,
diketahui sebagai akibat kekurangan zat besi, beri-beri akibat kekurangan Vitamin B1, gondongan akibat kekurangan iodium, Kekurangan nutrisi juga bisa berpengaruh terhadap kesehatan mental seseorang. Penyakit demensia keropos tulang akibat kekurangan kalsium, dan banyak lagi penyakit yang terkait dengan infeksi karena daya tahan tubuh melemah akibat kekurangan unsur nutrisi tertentu.


Dengan membawa semua nutrisi yang terkandung dalam daun Moringa oleifera, MORIFERA akan membantu memperbaiki dan menjaga kesehatan anda. (kerusakan pada jaringan otak dengan gejala antar lain menurunnya daya ingat, kesulitan berfikir logis, dan berperilaku semaunya) dahulu dianggap tidak ada kaitannya dengan nutrisi namun ternyata diketahui penyebabnya adalah akibat kekurangan Vitamin B3. Dapat disimpulkan bahwa keseimbangan nutrisi merupakan pondasi untuk membangun fisik maupun mental yang sehat.


Masalahnya kita tidak pernah tahu persis apakah makanan yang kita makan sehari-hari benar-benar telah memenuhi semua nutrisi yang diperlukan. Makanan yang mahal belum tentu mengandung nutrisi yang dibutuhkan. Bisa jadi di satu sisi kelebihan, namun di sisi lain tetap kekurangan. Apalagi banyak makanan yang dijual setelah melalui proses dan penyimpanan yang begitu panjang sehingga nutrisi yang seharusnya terkandung pada makanan tersebut telah banyak yang hilang.


Pohon Moringa oleifera memiliki daun yang mengandung nutrisi paling lengkap dibanding dengan tumbuhan jenis apapun. Selain vitamin dan mineral, daun moringa juga mengandung semua asam amino esensial (asam amino yang tidak diproduksi sendiri oleh tubuh dan karena itu harus disuplai dari luar tubuh dalam bentuk jadi). Asam amino sangat vital sebagai bahan pembentukan protein. Penelitian juga membuktikan bahwa daun ini sama sekali tidak mengandung zat berbahaya. Bahkan di beberapa daerah masyarakat sudah biasa memanfaatkannya sebagai sayuran terutama untuk melancarkan ASI.


Hubungi 085755459098 - Untuk Produk Kapsul Morifera Daun

Senin, 24 Oktober 2011

2000 Seeds Moringa oleifera Drumstick Tree Seeds

Moringa oleifera seeds also called Malunggay. Absolutely fresh and for germination only. Drumstick-tree Moringa oleifera Miracle tree Horseradish-tree. Drumstick-tree Moringa oleifera Miracle tree Horseradish-tree Almost every part of plant is of value for food. Seed is said to be eaten like a peanut in Malaya. Thickened root used as substitute for horseradish. Foliage eaten as greens, in salads, in vegetable curries, as pickles and for seasoning. Leaves pounded up and used for scrubbing utensils and for cleaning walls. Seeds yield 38-40% of a non-drying oil, known as Ben Oil, used in arts and for lubricating watches and other delicate machinery. Oil is clear, sweet and odorless, never becoming rancid; consequently it is edible and useful in the manufacture of perfumes and hairdressings. Wood yields blue dye. Leaves and young branches are relished by livestock. Commonly planted in Africa as a living fence (Hausa) tree. Trees planted on graves are believed to keep away hyenas and its branches are used as charms against witchcraft. Bark can serve for tanning; it also yields a coarse fiber.

100 Seeds Moringa oleifera Drumstick Tree Seeds

Moringa oleifera seeds also called Malunggay. Absolutely fresh and for germination only. Drumstick-tree Moringa oleifera Miracle tree Horseradish-tree. Drumstick-tree Moringa oleifera Miracle tree Horseradish-tree Almost every part of plant is of value for food. Seed is said to be eaten like a peanut in Malaya. Thickened root used as substitute for horseradish. Foliage eaten as greens, in salads, in vegetable curries, as pickles and for seasoning. Leaves pounded up and used for scrubbing utensils and for cleaning walls. Seeds yield 38-40% of a non-drying oil, known as Ben Oil, used in arts and for lubricating watches and other delicate machinery. Oil is clear, sweet and odorless, never becoming rancid; consequently it is edible and useful in the manufacture of perfumes and hairdressings. Wood yields blue dye. Leaves and young branches are relished by livestock. Commonly planted in Africa as a living fence (Hausa) tree. Trees planted on graves are believed to keep away hyenas and its branches are used as charms against witchcraft. Bark can serve for tanning; it also yields a coarse fiber.

Natalac Moringa Oleifera Lam. 250mg

Natalac Moringa Oleifera Lam. Malunggay Capsules (100 capsules)

Food Supplement for Nursing Mothers

Natalac Capsule is a natural health food supplement. It contains 250mg (dry weight) of quality Moringa Oleifera leaves (Malunggay Leaves) rich in Iron, Calcium and Phosphorus.



Natalac Capsule is ideal for lactating mothers whose breastmilk provides the best nourishment and most natural way of caring for infants. Generations of mothers have taken Malunggay or Moringa Oleifera leaves cooked in a broth and taken liberally to promote milk secretion in mothers with inadequate lactation.

Price: